Berkias dalam berbudi
luhurnya dimana
antara berdendang
lagu merdeka
jujurkah sebenar
berkias dalam berbudi
tuluskah dari telusnya
pemberian
kau bagai petualang
kau dalang
tika tirai tahun baru
melabuh sepi
wajah siapa yang terpampang
antara simpang menara
kuala lumpur
Berkias dalam berbudi
berbahasa penuh rasa
masih keliru marhain
arus pembangunan
hak siapa
gedung besar pencakar langit
milik siapa
wajah siapa dilorong hanyir
wajah siapa dilorong kecil
antara makmur dan kemajuan
negara
kita tetap begitu,bahasanya resah
antara gelodak jiwa lukanya
masih terluka
siapa pembela marhain luka
tika tirai dua ribu sembilan
menutup bicara
Berkias dari berbudi
melukis citra sejarahnya
dimana
pesta membuka panggung sandiwara
temasya bertopeng antara
jujurnya siapa
hipokrit telah terpotret
dari agenda besarnya
berjuang kerana bangsanya
bahasanya berbudi mulia
tetapi petualang dari dalang segala
membakar amarah jelata
Berkias berbudi
pantun seloka
gurindam syair
mentera segala
slogan dimana-mana
kempen memupuk perpaduan
menyemai benih dari suburnya
bumi malaysia
marhain terpinga-pinga
jadi senggsara tiada arah
dan matlamat
kabur dalam upacara
nyatanya telah hilang
dalam satu negara
Tiada ulasan:
Catat Ulasan